Cara Install Dual Boot Ubuntu dan Windows7 Pakai Flashdisk USB

Tips Cara Install Dual Boot Ubuntu dan Windows7 Pakai Flashdisk USB ini dikhususkan buat pemula yang masih belum siap 100 persen mau migrasi ke Linux. Sehingga masih tetap mempertahankan windows terinstal di laptop. Dua sistem operasi (Linux dan Windows) yang terpasang dalam satu laptop itu yang dinamakan Dual boot.

Pada kesempatan ini penulis beranggapan bahwa windows sudah terinstall terlebih dahulu, sehingga tinggal meng-install Linux yang akan saya jelaskan di bawah ini.

Langkah-langkah Install Dual Boot Ubuntu dan Windows7 Pakai Flashdisk USB adalah sebagai berikut:
Untuk bisa membuat dual boot alias satu hardisk berisi dua OS (Operating System), anda harus mempunyai sebuah partisi kosong. Dalam hal ini saya mempunyai sebuah hardisk yang sudah dipartisi menjadi tiga yaitu partisi C berisi System Windows, partisi D kosong tidak ada datanya (rencananya di Partisi D ini akan dijadikan tempat untuk menginstall Linux Ubuntu), dan Partisi E berisi data-data penting.

LANGKAH 1 MENYIAPKAN PARTISI UNALLOCATED
1. Hapus partisi D (Anda harus yakin bahwa di partisi ini tidak ada data), caranya:
Klik Start >> Klik kanan pada Computer >> Klik Manage

2. Klik Disk Management >> Klik kanan pada Drive D >> Klik Delete Volume

3. Partisi D pun hilang dan tergantikan oleh partisi Unallocated

4. Sekarang tutup semua jendela, matikan Laptop anda.

LANGKAH 2 SETTING BIOS AGAR BOOTING MELALUI FLASHDISK
Masuk ke Bios, karena saya menggunakan laptop DELL maka untuk masuk ke Bios tekan tombol F2 setelah laptop dihidupkan sebelum masuk Windows. Atur Set Boot laptop agar seperti tampak pada gambar di bawah ini:

LANGKAH 3 INSTALL LINUX UBUNTU
1. Tancapkan Flashdisk yang sudah berisi Installer Linux Ubuntu. Mengenai caranya silahkan baca tulisan saya kemarin Klik Disini CARA MEMBUAT INSTALLER LINUX

2. Nyalakan laptop tunggu beberapa saat sampai muncul tampilan seperti ini:

3. Klik Install Ubuntu, sehingga muncul tampilan seperti di bawah ini,
Klik I don't want to connect to wi-fi network right now, lalu Klik Continue:

4. Klik Install third-party software for graphics and wi-fi hardware, Flash, MP3 and other media, lalu Klik Continue

5. Klik Something else lalu klik Continue

6. Klik free space lalu klik tanda plus (+) untuk membuat partisi swap.
Catatan: free space adalah partisi kosong, kalau di windows terbaca Unallocated

7. Atur Settingan membuat partisi Swap
Partisi swap menurut para master linux size nya sebesar dua kali size RAM yang digunakan. Dalam kesempatan ini RAM yang terpasang di laptop saya 4 GB sehingga size swapnya 8000 MB. Pengaturan lainnya sesuaikan dengan gambar di bawah ini:

8. Klik free space lalu klik tanda plus (+) untuk membuat partisi root

9. Size untuk partisi root, saya isi 50000 MB. Silahkan anda atur sesuai ruang hardis yang tersedia. Pengaturan lainnya disamakan dengan gambar di bawah ini:

10. Klik free space lalu klik tanda plus (+) untuk Membuat partisi home.

11. Pengaturannya untuk membuat partisi home, silahkan disamakan dengan gambar di bawah ini:

12. Klik Install Now

13. Halaman ini berisi informasi partisi yang sudah anda buat yang akan digunakan untuk menginstall Linux Ubuntu. Klik Continue

14. Memilih lokasi waktu, sesuaikan dengan gambar

15. Klik Continue

16. Mengisi form User dan Password, lalu klik Continue

17. Gambar di bawah ini adalah penampakan sedang dalam proses install linux

18. Setelah selesai Klik Restart, dan segera Cabut Flashdis

19. Anda telah berhasil membuat Dual boot jika di laptop muncul gambar seperti di bawah ini:

20. Setiap akan memulai Linux, anda diharuskan mengisi password, lalu tekan enter

21. Ini adalah Tampilan Desktop Linux Ubuntu 16.04 LTS.

Comments

  1. mantaaaabe..,sangat membantu bagi yg pemula di linux,adakah tuturial buat pasang proxy server di linux....?

    ReplyDelete
  2. Cara boot ke windowsnya lg gimana? Gak ada pilihan ke windows..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tutorial Android Studio Mengganti Icon Launcher App

Cara Menambah gambar untuk project Android Studio